akhirnya gw bisa bikin blog lageee…
Hehehehe, setelah ampir 9 bulan gw jadi manusia gowa..akhirnya gw bisa maen internet sepuasnya…dan gw bisa bikin blog lagi..secara gw pake modem yang gw akuin murah dan ngga lemot2 banget yaa..but anyway..nie modem bukan punya gw tapi punya laki gw..naah, ini dia yang repot…mesti minjem dulu..tau gitu gw beli duluan dah..huh..
akhirnya gw bisa bikin blog lagi, udah lama ngga nulis..jadi agak kaku ngetiknya..sebenernya banyak yang gw mau sharing tapi entar aja dah…gw masih nge-update ada berita bom lagi ngga waktu 17 agustusan…kayaknya koq sepi2 aja..gw kira bakalan ada apaan gitu, secara media ini emang kurang ajar..nakut2in orang sipil..but anyway, the day is not over yet…still try to get updated…ngga berarti gw ngarepin something bad bakalan kejadian di negeri tercinta ini, cuma ngeliat2 aja laah…
kangen blog gw
ya ampun, udah lama gw ngga nulis di blog ini..profesi ganti ke guru TK, ternyata memaksa gw untuk berenti nulis di blog ini.. jadi kangen…kenapa gw bilang terpaksa, karena emang di tempat kerja gw yang baru ngga ada fasilitas internetnya, kalo ke warnet males banget buat bikin blog, soalnya jadi kepengen lama..padahal ngga mau tekor2 amat.. entar dech kalo gw beli modem …itu juga kalo lulus S2 gw…belakangan gw pengen istirahat lagi…entar dech..ditunggu aja..
The Day the Earth Stood Still, Cocok Buat yang Cinta Lingkungan

weeei…satu film lagi yang baru aja saya tonton..well, sebenarnya ngga ada rencana sie untuk menonton film yang satu ini, soalnya di awal pengen nonton Twilight karena terpengaruh ama review di Tempo plus rekomendasi anak-anak. Tapi apa daya, pas mau nonton itu tempat duduk rame pisan, adanya yang dua baris terdepan. Dari pada abis nonton atah tulang leher, meningan cari pilm laen dah biar ngga sia-sia dateng ke bioskop..ternyata ada saingannya, The Day the Earth Stood Still, waktu itu belom ada referensi, tapi karena yang maen itu si Keanu Reeves ama Jaden Smith (anaknya Will Smith yang mempesona itu), akhirnya kita memutuskan untuk nonton tu film.
Ceritanya menarik, jadi ada Alien yang bernama Klatoo yang diperanin Keanu Reeves ditugaskan untuk menyelamatkan bumi dari tangan manusia yang menghancurkan. Hal ini dikarenakan bumi sudah terlalu rusak akibat perbuatan manusia yang tidak pernah memeliharanya. Sedangkan di jagat raya ini, hanya sedikit planet yang bisa menampung berbagai kompleksivitas seperti bumi, sehingga bumi harus diselamatkan. Untuk mencapai hal itu, mau tidak mau semua yang ada di atas bumi harus dimusnahkan sehingga bumi kembali ke titik nol untuk kemudian berkembang lagi dan memperbaiki ekosistemnya dari awal.
Tindakan ini kemudian melibatkan seorang astrobiologis namanya Helen dan anak tirinya yang bernama Jacob (Jaden Smith). Mereka berdua berjuang untuk membujuk sang alien ini untuk memberikan kesempatan kepada manusia untuk memperbaiki sifatnya dan memelihara bumi agar tidak mati. pada akhirnya Klatoo bersedia memberikan kesempatan dan bumi kembali selamat.
ada beberapa hal menarik dalam dialog di film ini. Ketika Helen membawa Klatoo untuk bertemu relatifnya yang merupakan pemenang nobel prize, mereka berbicara tentang bumi.
the uncle: “Bagaimana dengan planet kalian, mengapa kalian bisa bertahan?”
klatoo: “Planet kami hampir musnah karena terlalu dekat dengan matahari, tetapi untuk bertahan kami mencari segala cara agar planet tersebut bertahan”
the uncle: “itu berarti kalian mengalami masa dimana kalian harus menyelamatkan planet kalian sendirian”
Klatoo: “Ya, benar pada saat itu kami berada di titik nadir”
the uncle: “itulah yang terjadi pada kami dan planet bumi, kalian seharusnya membiarkan kami mencari sendiri bagaimana cara untuk menyelamatkan planet ini. Ketika sudah berada di titik tersebut kami akan mempunyai cara untuk itu. Kalian harus menyerahkannya kepada kami”
Well, pesan moral yang bisa ditangkep dari film ini adalah bagaimana cara menyelamatkan bumi. Manusia seharusnya tidak menghancurkan bumi. Emang cocok untuk para pencinta lingkungan. ide yang diusung lumayan menarik laah..
Setelah browsing, film ini ternyata diangkat dari film tahun 1951, dengan judul sama. Naah…mungkin juga karena diangkat dari film jadul, film ini jadi cacat di mata gw..bukannya apa-apa, tapi di the day when the earth stood still itu, alien yang ditampilin adalah alien berbentuk robot seng gedeeeeeeeeee dengan tampang kaya robocop. naah itulah kenapa di versi 2008 ini, robot itu juga ngga ketinggalan, cuma bedanya ngga begitu diexpose. tapi tetep aja, kalao dilihat nie film jadi bikin ilfeel. kalo gw berpikir dari segi sutradara, ya emang jelas ngga mungkin gw ilangin, secara tu robot adalah icon film sebelumnya. gw yakin sutradaranya juga mati-matian buat ngga begitu nonjolin tu robot tengil..
dari lima bintang, cuma tiga laah..
Hey Boz!!!!! What Do You Want From Me??
everything that i’ve done never seems right for ya!! what actually do you want from me bozz??i just feel i’ve had enough!! every writing that i’ve done seems to be wrong for you!! you make me think that you hate me so..give me a time to learn..you always give a fuckin’ rude words to me…what do you want from me!!!!!! i hate you!!!!
Al-Azhar Indonesia Foundation, Serving High Quality Education Basic on Islam Principles
Previously, some people thought putting their children in the Islamic school is not as good as when they put their children in a public school. But now, parents should not worry anymore. Al-Azhar Indonesia Foundation promising the best quality with Islam as the basic of teaching. By Rahma Regina
After 48 years away from the day it was established, Al-Azhar Indonesia foundation has grown from one big mosque which accommodate people who want to learn about Islam into a reliable center of excellence with 32 Kindergartens, 31 Elementary Schools, 18 Junior High Schools and six Senior High Schools. Al-Azhar Indonesia Foundation also own about half of shares in Al-Azhar Indonesia University.
“People now believe that education basic on Islam principles can also provide the best quality education which is usually provided by public schools. In this foundation we are not teaching about Islam principles only, we also give the international standard of education, even better compared with other public schools,” says Hariri Hady, the chief of Al-Azhar Indonesia Foundation.
Thus, the foundation is trying to serve modern Islam education system which combines the science and technology with faith. Hariri said that Indonesia needs educated people with good morals, so that they can build this country into the better condition. That is why, Al Azhar foundation keep telling to the society that education based on Islam values is better than ordinary formal education. The reason is because in this system, students are taught about how to act in society basic on Islam after they had graduated.
Hariri is sure that Al-Azhar Indonesia foundation has implant good morals into every student that had studied in this place. “Al-Azhar Indonesia foundation had succeeded in making a good system and I’m quite sure this foundation had served the best education.” But even they had improved the foundation into this huge education center, it is not stopped there. Not enough with building education institution by their own budget, Al-Azhar foundation also allowed other foundation to cooperate with them and makes some kind of branch schools of Al-Azhar.
As an effort to further boost its education system, Al-Azhar Indonesia foundation has now developed some partnership with 25 other foundations. To name the education institution with “Al-Azhar”, these foundations had to complete the conditions from Al-Azhar Indonesia. The conditions include the standard of buildings, facilities and minimum capital of the foundation. Al-Azhar will give the lesson to their teachers about how to educate students with its system. In that way other foundation can give education in the same quality with Al-Azhar. As the repayment, those foundations had to give 10% of the schools’ profit.
“We still trying to build other schools under our own foundation, but we welcome other foundation who want to use our name and give the same system as we did. But they had to pay the license,” says Hariri. However, the main purpose in expanding Al-Azhar is not the profit. He told CampusAsia that the real purpose is the the expansion of modern Islam education system which can make the youngsters become better and better.
Until now, the total of the students under Al-azhar foundation are about 30.000 person and 1.600 teachers. The schools are spread into six provinces (Jakarta, West Java, Middle Java, East Java, West Borneo and Wet Sumatera) and 21 cities (South Jakarta, West Jakarta, East Jakarta, Bekasi, Tangerang, Serang, Sukabumi, Cibinong, Tasikmalaya, Cigombong, Serang, Cianjur, Yogyakarta, Solo, Cirebon, Semarang, Cilacap, Salatiga, Surabaya, Pontianak and Padang).
Hariri explains what makes Al-Azhar different with other education institution is the willing in creating good moral and religious generation. “We are balancing science, technology and faith in Islam. Frankly to say, Islam principles support the improvement in science and technology. So, it shouldn’t obstruct the production of educated and high quality human.”
Unfortunately, religion education in public schools is not as complete as in Al-Azhar schools. In the other hand parents are starting to become worried about their children environment. They need education with the best quality in science and technology but also give moral education. So that, their children are not only become the smart people but they also had good morality in every action.
This phenomenon had to be considered by the government of Indonesia. This far, education in Indonesia only concerned about the subject of learning. Moreover government published the rules that every student had passed the national examination. “What I’m worried about is, every school only paid attention to the subject in that national examination, so that moral educations are neglected.”
Hariri explains that what government had to do is not only focus on the subject of learning, but they had to execute education in a holistic way. “What is important right now is not only English, Indonesian language and math. Students also need moral and religion education for their soul,” he says.
When CampusAsia asked Hariri about the relation with Al-Azhar University in Kairo, Egypt, he takes a long breath. He said that many people had a wrong perception about the conection between Al-Azhar Indonesia with Al-Azhar Kairo in fact Al-Azhar Indonesia has nothing to do with Al-Azhar University in Kairo, Egypt. “We are separated and there is no connection between us. That is why we had a name Al-Azhar Indonesia not Al-Azhar only,” says Hariri.
Al-Azhar Indonesia is established in 1961. At that time, Buya Hamka invites the rector of Al-Azhar University of Kairo, Syaikh DR. Mahmud Syalthout to the big mosque. Then, Syaikh DR. Mahmud Syalthout asked Hamka to name that mosque with Al-Azhar. In the improvement, this mosque becomes the center of education until now as Al-Azhar Indonesia foundation.
Hukuman Mati Untuk Para Koruptor, pantaskah?
“Dalam KomnasHam sendiri, masih ada perdebatan tentang patutkah pelaksanaan hukuman mati di Indonesia. Kalau sekarang mau ditarik ke kasus para koruptor, kita harus duduk bersama dulu dan menyepakati apakah mereka memang pantas untuk dikategorikan penjahat untuk dijatuhi hukuman mati.” Nur Kholis, anggota KomnasHam.
Kalimat ini dinyatakan dengan tegas oleh Nur Kholis ketika berbicara hukuman mati kepada koruptor. Selama ini, menurutnya dalam KomnasHam sendiri masih ada yang menolak hukuman mati, sebagian lagi menerima dengan syarat jika hukuman tersebut tidak bisa digantikan dengan hukuman yang lain. Sekarang, ketika hukum di Indonesia ditarik untuk menjatuhkan hukumna mati kepada para koruptor, maka harus ditarik kesepatakan dulu, apakah tindakan korupsi itu memenuhi kriteria untuk para calon penerima hukuman mati.
Selama ini di Indonesia hukuman mati diberikan kepada orang-orang yang dengan sengaja melakukan praktek genosida (pembantaian besar-besaran yang sistematis kepada suatu suku bangsa) dan kejahatan terhadap kemanusiaan. “Nah, apakah korupsi termasuk ke dalam dua kriteria tersebut? maka kita harus sepakati terlebih dahulu,” ujarnya.
Dia menyatakan, dalam interpretasinya korupsi tidaklah masuk ke dalam dua kategori tersebut, tetapi bukan berarti dia tidak mendukung pemberantasan korupsi. Sebagai solusi yang dia tawarkan adalah hukuman terhadap koruptor berupa penggantian ganti rugi dan denda, sehingga negara bisa mendapatkan ganti rugi yang telah diderita akibat sang koruptor.
Berbeda lagi jika berbicara tentang pendapatnya Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Marwan Effendy. Dia sangat mendukung adanya hukuman mati terhadap para koruptor karena secara tidak langsung koruptor itu membuat rakyat miskin, sehingga bisa dikategorikan menyiksa massal, ini setara dengan adanya genosida. Dia mengatakan di Indonesia sudah ada delik kepada koruptor sehingga bisa dihukum mati. akan tetapi tersangka juga harus memenuhi salah stu dari lima kriteria yang ditentukan pemerintah. Maka hukum saat ini tidak menutup kemungkinan bahwa koruptor bisa dihukum mati.
Namun, akunya tidaklah muda bagi seorang jaksa untuk menuntuk hukuman mati kepada tersangka koruptor. Selain harus memenuhi delik, dia juga harus memenuhi kriteria tertentu. “Hukuman mati kepada seorang koruptor tidak bisa dijatuhi begitu saja, harus ada pemenuhan syarat,” ujarnya di sela-sela seminar the challenges of death penalty for the corruptors, di wisma slipi, 27 November lalu.
Dia mengatakan selama ini belum ada koruptor yang dihukum mati, yang paling tinggi hanyalah hukuman seumur hidup. Uniknya, walaupun dia mendukung hukuman mati, tetapi dia tidak berani jamin hukuman tesebut akan memberikan efek jera kepada yang lainnya. “Melihat kasus, narkotika dan pembunuhan, kejahatan serupa masih saja kerap terjadi,” tambahnya. Dia mengatakan korupsi ini memang seperti layaknya perempuan cantik. Dia terlalu mempesona untuk ditolak.
Namun yang jelas, pemberantasan korupsi harus dilaksanakan secara masiv karena perkembangannya pelakunya sangat kencang. Untuk itu berbagai lapisan harus menyadari bahwa korupsi ini mesti dihentikan.
So, efektif kah hukuman mati itu untuk para koruptor??
Astagfirullah, 9/11 versi mumbai..
Semalem..biasanya laki gw kelar kerja sekitar jam 9 malem…tapi ampe jam setengah 12 gw tungguin, koq ngga nelpon2..akhirnya dia nelpon sekitar jam 12 kurang laah..gw bersiap-siap mau tidur..
“udah tidur beib?”
“baru mau…koq malem? belom kelar??”
“ada berita bagus..jadi nungguin perkembangannya, aku ngerombak halaman lagi..”
“emang berita apaan?”
“Ada teroris di mumbai yang nyerang tempat-tempat rame, ada beberapa titik.”
“o ya? (masih berpikir paling korban cuma 20an atau berapa) pake apa mereka? tembakan bededet?”
“macem-macem beib, ada tembakan plus granat, korbannya banyak, ampe sekarang aku nungguin udah ampe 125 orang tewas..sayang kalo ngga ditungguin, besok juga pasti jadi HL setiap koran,” ujarnya.
“MasyaAllah, serious?”
dan semalem aku tidur dengan pikiran, besok pagi harus baca koran cepet-cepet…
ternyata bener aja, semua koran jadiin tu berita HL. tapi baca berita itu jadi merinding. Jadi sekelompok orang yang mengaku sebagai “Deccan Mujahiddin”. mereka menyerang 10 titik yang ada di mumbai termasuk, hotel, rumah sakit, stasiun, dan kafe yang penuh dengan orang. Mereka mencari orang-orang yang berkebangsaai inggris dan Amerika Serikat untuk mereka bantai. Lebih dari 125 orang terbunuh, dan 350 orang terluka. sampai saat ini masih banyak yang di sandra.
Mereka berbicara dalam bahasa urdu, dan saksi mata mengatakan bahwa mereka masih sangat muda..dengan aksen kasmiri sambil menembaki orang-orang Inggris dan Amerika mereka mengatakan “Apakah kamu sadar atas apa yang kalian lakukan terhadap orang-orang muslim?”
lucunya, di restoran, kafe ataupun di setiap titik, ketika mereka melakukan aksinya, mereka tidak sembarangan menembaki orang. mereka hanya mencari orang-orang inggris dan Amerika. mereka mencari paspor dan barang lainnya yang membuktikan bahwa mereka adalah orang inggris dan amerika. Mereka juga menanyai satu-satu orang yang menurutnya adalah orang asing. ada seorang pria italia, ditanyai mereka “dari mana kamu?” ketika orang tersebut mengatakan “Italia” mereka meninggalkannya dan tidak jadi membunuhnya.
okey..ini singkatnya yang terjadi di India. diambil dari Jakarta Globe, Kompas, dan tempo yang aku baca. Gila..ngebacanya aja ampe serem banget dan sayangnya lagi, teroris ini kembali mengatasnamakan Islam..agak-agak gimana gitu, ge ngebaca nie berita..lantes aja di milis yang gw ikutin, comment di kompas.com, semua berdebat tentang ke agamaan ini…huh..
entah yaa…cuma apapun alasannya gw cuma memandang ini dari segi kemanusiaannya..sangat tidak manusiawi book..kasian orang-orang yang ditinggalkan. makin banyak dendam yang ada..gw cuma bisa berdoa buat orang-orang itu lah..
Jakarta People, Becareful When You Want to Take A Bus!
That title is absolutely not a joke. I write this article after i ride my motorcycle from Al-Azhar to my office in Manggarai. It’s quite a long journey, about half an hour i think. for about that long, i’ve been seen the most reckless bus driver. This bus called P67 – it takes people from Blok M to Senen, which is mean it has the same way with me. For you guys out there who want to take this bus, you should remember the police number of the bus which is B 7496 TZ. If you seen this bus, don’t take it!! please no!
The driver, for God shake almost killed everybody in that bus, including people arounds it. during its journey, the driver doesn’t care about any motorcycles or even cars around his bus. He drove that bus in the middle of the road, and when there was a passanger who stop this bus from the sidewalk, the driver suddenly turn to the sidewalk forcefully. This action makes people who drove near the sidewalk suprised and suddenly take a brake including me.
moreover the driver of this bus drove the bus with the high speed. Luckily at that time there was no accident arounds that bus, but i’m still worried with this bus. the driver could be killed everyone! i admitted every public transportations in Jakarta are reckless. But you can imagine, this bus is more reckless than ussual. it’s very frightening when we know that there are people who can killed us because of his behave.
government must do something. they had to publish a kind of rules for public transportation drivers. My God, looking they drove the bus, it’s very scary you know? it’s very dangerous. Please, anyone out there, just be careful when you want to take a public transportations in Jakarta.
Boy…I’m in Love
waduuh…gawat nie…gw lagi bener-bener jatuh cinta..
aduuh..tiap saat gw mikirin dia..
The Mummy, Basi!
Seperti biasa, malam minggu adalah malam yang paling gw tunggu..selain besoknya libur, gw juga bisa nikmatin film di jam-jam midnight. kebetulan pekan kemarin, ada midnightnya the mummy: tomb of the dragon emperor. Saya pikir, kelihatannya seru dan saya pikir, film ini akan membuat saya terkagum-kagum. Waktu masuk bioskop yang tentunya barengan sama pangeran hidup gw..(hehehe..biasa, lagi jatuh cinta nie), ekspektasi tersebut masih gw pertahanin bok.
okeeh..berbekal harapan yang lebih karena gw mengharapkan naga yang di iklan trailernya keren itu, gw rela ngga peduliin laki gw demi bisa fokus ke film yang berdurasi 112 menit itu. But, for God sake this is the worst movie in this year.
hehehe…kejem juga sie..cuma ngga berlebihan lah kalo gw nilai nie film 2 bintang dari lima. soalnya siapa sie yang ngga kena ama pesonanya the mummy pertama ama kedua? yang ini jauh lah dari itu. hal yang paling membuat ancur adalah pemeran-pemerannya.
komposisi mereka sangat ancur. aktor yang bermain sebagai anaknya brendan faser yaitu Luke Ford keliatan terlalu tua buat jadi anak bok..jadi kelihatannya udah kaya adek ama kakak. setelah gw cek ternyata Luke Ford lahir pada tahun 1981.. ya iya laaaah…tua banget jadinya..
tapi yang paling parah itu adalah keputusan ngeganti Rachel Weisz ama Maria Bello. Sumpah di bagian ini aku paling kesel. bayangin aja si cantik dan mempesona rachel bisa sampe diganti ama maria bello yang udah jelek secara fisik, secara akting juga ngga karu-karuan..
yang jelas juga dia ngga ada chemistry sama brandon sebagai suaminya..jelas, ini bikin ilfeel nonton. lagian dia juga ngga nikmati perannya disitu. pokoknya lima hurup dah M A L E S
satu-satunya yang bisa menghibur di film ini adalah berpikir tentang bagaimana cara mereka membuat efek di film ini. sumpah gw akui emang efeknya ngga ada duanya. Yang jelas tu efek bikin Jet lee makan gaji buta, soalnya durasi dia shooting beneran jadi dikit, rest of it adalah efek..hehehe enak jadi dia, mana dialognya dikit lagi..
tapi emang jelas efeknya keren walaupun naga yang gw tunggu-tunggu cuma nongol sekali..whehehe..itu juga cuma sebentar..wekkkks..cuma walaupun keren, efek seremnya ngga ada sama sekali bok..jadi waktu di mummy I ama 2, masih ada efek-efek seremnya sama sekali.
-
Recent
- akhirnya gw bisa bikin blog lageee…
- kangen blog gw
- Gawaaat!!!!
- The Day the Earth Stood Still, Cocok Buat yang Cinta Lingkungan
- Jangan Rusak Baliku…
- Hey Boz!!!!! What Do You Want From Me??
- Al-Azhar Indonesia Foundation, Serving High Quality Education Basic on Islam Principles
- Pemerintah bikin Bicycle Line Tahun Depan, Solusi atau Masalah???!!
- Hukuman Mati Untuk Para Koruptor, pantaskah?
- Astagfirullah, 9/11 versi mumbai..
- Jakarta People, Becareful When You Want to Take A Bus!
- Zuhal, Profesor yang “Menjual” Pendidikan
-
Links
-
Archives
- August 2009 (1)
- May 2009 (1)
- December 2008 (6)
- November 2008 (5)
- September 2008 (2)
- August 2008 (4)
- April 2008 (6)
- March 2008 (2)
- February 2008 (5)
- December 2007 (10)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS



