EUUUMM…LAGI MENIKMATI SENDIRI..
sudah sebulan lebih ada di kota metropolitan ini..belakangan saya mengetahui arti hidup sendiri. Sendiri ketika kita ingin menikmati tubuh dan mental ini sendiri, tanpa ada orang lain yang mencampuri.
seumur hidup saya selalu dicampuri. bagaimana saya harus bersikap, bahkan hingga soal sepele seperti bagaimana sikap saya tidur, saya dicampuri. Semua orang sepertinya tidak punya urusan lain untuk diurusi sampai-sampai kerjaannya hanya ngurusin saya.
dari saya dilahirkan saya harus bersikap seperti ini, seperti itu…Kuliah ditentuin, saya harus pulang jam berapa ditentuin, saya harus masuk kedalam lingkungan mana ditentuin juga. saya harus berpacaran dengan sapa, ditentukan juga.
Mental saya berontak. saya tidak memiliki kehidupan saya sendiri, semua keputusan adalah keputusan orang lain..saya benci keadaan ini.
semua orang iri kepada kehidupan saya. saya mempunyai orang tua yang sangat sayang kepada saya, diperhatikan, diurusin. saya mempunyai pacay yang baiknya lebih2 dari kyai, setia, ngasih apapun yang gw butuhin. Punya temen-temen yang banyak sampai memperhatikan dari atas ampe bawah. punya kerjaan yang enak di media nasional. dan yang pasti, usia saya baru 23 tahun.
semua orang mendambakan kehidupan saya, mereka tidak tahu bahwa dibalik itu saya berteriak ingin sendiri. Please, leave me alone.. semua orang kepengen jadi bagian hidup saya, hingga akhirnya mereka memperkosa relung sendiri saya.
di tengah-tengah kehidupan yang diinginkan orang, saya menderita. Ya Allah, maafkan saya..saya menderita..saya membutuhkan kesendirian. kadang waktu saya untuk sendiri hanya berada di kamar mandi sambil menangis..
maaf bukannya saya tidak bersyukur kepadamu ya Allah, akan tetapi saya ingin memutuskan keputusan saya sendiri, saya ingin menjadi egois..
belakangan saya bersyukur Kau memberikan kesempatan saya sendiri, tapi saya tahu ini hanya sementara, pada akhirnya saya akan merasa kesepian. tetapi biarlah saya menikmati saat-saat ini.
saya hanya ingin memenangkan ego saya..saya sudah lelah memikirkan bagaimana perasaan orang lain jika saya jauh dari mereka. saya lelah hanya memikirkan mereka tanpa memikirkan diri sendiri. setiap saya melangkah, semua hanya kemauan mereka sedangkan saya sendiri menderita.
saya tahu mereka akan sakit, akan tetapi apa mereka tidak memikirkan perasaan saya??kenapa tidak gantian, mereka yang memikirkan saya bukan hanya mikirkan diri sendiri. mereka egois! mereka merampas hidup saya dari tangan saya sendiri. saya benci mereka karena merasa memiliki diri saya..
saya tidak mau…
sudah cukup..
sudah cukup muak saya menuruti apa yang mereka mau..
mereka sangat Egois!
-
Recent
- akhirnya gw bisa bikin blog lageee…
- kangen blog gw
- Gawaaat!!!!
- The Day the Earth Stood Still, Cocok Buat yang Cinta Lingkungan
- Jangan Rusak Baliku…
- Hey Boz!!!!! What Do You Want From Me??
- Al-Azhar Indonesia Foundation, Serving High Quality Education Basic on Islam Principles
- Pemerintah bikin Bicycle Line Tahun Depan, Solusi atau Masalah???!!
- Hukuman Mati Untuk Para Koruptor, pantaskah?
- Astagfirullah, 9/11 versi mumbai..
- Jakarta People, Becareful When You Want to Take A Bus!
- Zuhal, Profesor yang “Menjual” Pendidikan
-
Links
-
Archives
- August 2009 (1)
- May 2009 (1)
- December 2008 (6)
- November 2008 (5)
- September 2008 (2)
- August 2008 (4)
- April 2008 (6)
- March 2008 (2)
- February 2008 (5)
- December 2007 (10)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS